Author Archives: bidangesot

About bidangesot

i'm just the ordinary people who want to be the extra one in "a good way" that i've believed. just be positive one, ok?

health update

Standard

Zinc Berpotensi Sebagai Arteroprotektor (17-12-2010)Kalbe.co.id – Para peneliti telah menemukan bahwa zinc dapat menurunkan perkembangan arterosklerosis akibat hiperkolesterolemia secara bermakna. Studi pada hewan dengan menggunakan kelinci yang dilakukan oleh Andrew Jenner menemukan bahwa hewan kelinci yang mendapatkan diet tinggi kolesterol dan mendapatkan suplemen zinc 1 g/kg selama 8 minggu memiliki akumulasi kolesterol total pada dinding arteri yang lebih kecil dibandingkan dengan kelinci yang mendapatkan diet tinggi kolesterol tanpa suplemen zinc. Selain itu, peneliti juga menemukan bahwa pemberian suplemen zinc menurunkan produk oksidasi kolesterol pada aorta dan plasma.link : http://www.kalbe.co.id/

Kadar Asam Folat Plasma Yang Rendah Berhubungan Dengan Penurunan Fungsi Pendengaran (15-12-2010)Kalbe.co.id – Saat ini, penurunan kemampuan pendengaran diketahui terjadi pada sekitar 28 juta orang Amerika yang berusia antara 60 sampai 74 tahun. Meskipun prevalensinya tinggi, namun pengetahuan tentang hal itu belum diketahui dengan jelas. Suatu studi yang dilakukan para peneliti di Nigeria, melihat adanya hubungan asam folat dengan gangguan hilangnya pendengaran, khususnya pada orang lanjut usia. Penelitian ini melibatkan 126 pria dan wanita Nigeria yang berusia lebih dari 60 tahun, dimana ditemukan kadar serum asam folat dan vitamin B12 yang rendah dan secara cukup bermakna dihubungkan dengan frekwensi yang cukup tinggi terhadap hilangnya pendengaran ini.link : http://www.kalbe.co.id/doctor-news/20896/kadar-asam-folat-plasma-yang-rendah-berhubungan-dengan-penurunan-fungsi-pendengaran.html

Efek Jangka Panjang Aspirin Terhadap Insiden dan Mortalitas Akibat Kanker Kolorektal (14-12-2010)Kalbe.co.id – Hingga kini, pemberian aspirin jangka panjang telah diketahui dapat mengurangi insiden kanker kolorektal. Namun permasalahannya adalah, dosis yang diketahui memberikan manfaat tersebut umumnya dosis tinggi (= 500 mg) yang terbatas pemberiannyan hanya dalam jangka waktu singkat karena efek samping. Sedangkan efektifitas / manfaat aspirin dosis rendah (75 – 300 mg/hari) jangka panjang, yang umumnya diberikan pada pasien penyakit kardiovaskular, terhadap penurunan insiden kanker kolorektal belum diketahui.link : http://www.kalbe.co.id/doctor-news/20895/efek-jangka-panjang-aspirin-terhadap-insiden-dan-mortalitas-akibat-kanker-kolorektal.html

Testosteron Meningkatkan Masa dan Kekuatan Otot Pada Manula (31-12-2010)Kalbe.co.id – Hormon testosteron telah cukup lama diketahui berhubungan dengan peningkatan lean body mass(berat badan tanpa lemak) dan terutama peningkatan anabolisme otot dan kekuatan otot. Suatu penelitian terdahulu (tahun 2002) mengungkapkan bahwa pemberian testosteron dosis pengganti pada pria dengan hipogonadisme sehat berhubungan dengan peningkatan volume otot.link : http://www.kalbe.co.id/health-news/20915/testosteron-meningkatkan-masa-dan-kekuatan-otot-pada-manula.html

Pil Kontrasepsi tak Pengaruhi Kadar Insulin (28-12-2010)Kalbe.co.id – Para peneliti menemukan bahwa mereka yang menjalani DMPA, kadar glukosanya meningkat cukup stabil selama 30 bulan dengan peningkatan terbesar pada enam bulan pertama. “Memang diperlukan penelitian lebih lanjut guna menentukan bagaimana perempuan penderita diabetes terpengaruh oleh DMPA atau alat kontrasepsi lainnya, tapi setidaknya hasil penelitian ini meyakinkan hasil bahwa perempuan nondiabetes tidak akan terpengaruh oleh alat kontrasepsi,” kata Dr Abbey Berenson, profesor dari Department Obstetri dan Kandungan serta Direktur Pusat Penelitian Interdisipliner Women’s Health. Studi ini akan dipublikasikan pada Januari 2011 dalam jurnal Obstetrics and Gynaecology.link : http://www.kalbe.co.id/health-news/20907/pil-kontrasepsi-tak-pengaruhi-kadar-insulin.html

Jahe (Zingiber officinale) Bermanfaat Untuk Mengatasi Nyeri Otot (28-12-2010)Kalbe.co.id – Pengobatan tradisional cina selama bertahun-tahun belum mengenal ginger/jahe (Zingiber officinale) sebagai anti-nyeri. Akan tetapi, beberapa penelitian menunjukkan jahe mungkin memiliki efek anti-inflamasi dan analgesik yang sama dengan obat NSAID (Non Steroid Anti Inflamation Drugs).link : http://www.kalbe.co.id/health-news/20905/jahe-zingiber-officinale-bermanfaat-untuk-mengatasi-nyeri-otot.html

Vitamin D Mengurangi Risiko Gagal Jantung (31-12-2010)Kalbe.co.id – Pada penelitian di tikus, terungkap bukti bahwa vitamin D yang aktif dapat melindungi tikus dari gagal jantung. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Simpson ddk. ini pernah diterbitkan di Journal of Cardiovascular Pharmacology. Pada penelitian ini, pengobatan dengan vitamin D aktif mencegah sel otot jantung untuk dapat tumbuh lebih besar lagi, yang secara klinis dikenal dengan istilah hipertrofi, dimana jantung menjadi membesar. Pengobatan vitamin D ini mencegah sel otot jantung terstimulasi secara berlebihan dan meningkat kontraksinya yang berkaitan dengan berkembangnya gagal jantung. Suplementasi vitamin D juga mempengaruhi sitokin yang dimodulasi oleh sistem imun dan untuk dapat mencapai ini diperlukan dosis vitamin D yang lebih besar.link : http://www.kalbe.co.id/doctor-news/20914/vitamin-d-mengurangi-risiko-gagal-jantung.html

Piracetam Memperbaiki Perfusi Jaringan Otak Pasca Benturan Kepala (31-12-2010)Kalbe.co.id – PCS (Post Concussion Syndrome) menurut definisi dari WHO adalah adanya riwat trauma kepala yang disertai dengan hilangnya kesadaran dan onset dari gejala PCS ini maksimum terjadi setelah 4 minggu dengan tiga atau lebih dari gejala dari: nyeri kepala, pusing, malaise, fatigue, intoleransi terhadap kebisingan, iritabilitas, depresi, kecemasan, labilitas dalam emosi, gangguan konsentrasi, gangguan memori, insomnia, penurunan toleransi terhadap alkohol, dan hipokondria ketakutan akan adanya kerusakan otak. Dari data yang ada menunjukkan bahwa lebih dari 60% pasien yang mengalami trauma kepala mengalami PCS ini. Pada PCS ini belum diketahui secara pasti patofisiologinya namun diperkirakan adanya gangguan (abnormalitas) perfusi jaringan otak yang sampai saat ini banyak para ahli bedah saraf hanya memberikan analgesik dan antivertigo.link : http://www.kalbe.co.id/doctor-news/20913/piracetam-memperbaiki-perfusi-jaringan-otak-pasca-benturan-kepala.html

Citicoline Bermanfaat Dalam Memperbaiki Fungsi Kognitif (30-12-2010)Kalbe.co.id – Acetylcholine merupakan neurotransmiter yang mempunyai peran yang penting dalam fungsi memori, baik “working memory” maupun “reference memory”, penurunan neurotransmiter khususnya acetylcholine saat ini dipercaya sebagai salah satu penyebab terjadinya penurunan fungsi kognitif ataupun memori seperti demensia tipe Alzheimer yang utama ditandai dengan hilangnya memori dan disfungsi kognitif. Penurunan fungsi kognitif ini secara teoritis dapat diperbaiki dengan pemberian obat-obat kolinomimetik.link : http://www.kalbe.co.id/doctor-news/20912/citicoline-bermanfaat-dalam-memperbaiki-fungsi-kognitif.html

Nyeri Neuropatik Diabetikum. Vitamin B12 Mungkin Lebih Baik Daripada Nortriptyline. (30-12-2010)Kalbe.co.id – Nyeri neuropatik merupakan nyeri yang diakibatkan karena kerusakan baik pada sarat sentral maupun perifer. Nyeri ini menjadi hal yang merugikan dikarenakan nyeri neuropatik biasanya bersifat kronik, dengan derajat nyeri yang kebanyakan adalah berat, biasanya resisten terhadap pemberian NSAIDs. Nyeri neuropatik sendiri diperkirakan mengenai sekitar 2% – 3% dari populasi. Secara patofisiologi nyeri neuropatik ini tidak dapat diterangkan dengan satu model ataupun satu proses penyakit yang spesifik pada lokasi tertentu. Dan secara umum nyeri neuropatik ini dapat sebagai neuropatik perifer maupun sentral, maupun campuran baik sentral maupun perifer.Dan salah satu nyeri neuropatik yang sering diketemukan adanya nyeri neuropatik pada pasien-pasien DM.link : http://www.kalbe.co.id/doctor-news/20911/nyeri-neuropatik-diabetikum-vitamin-b12-mungkin-lebih-baik-daripada-nortriptyline.html

Perlindungan Omega-3 pada Risiko Endometriosis (29-12-2010)Kalbe.co.id – Keadaan endometriosis merupakan hal yang umum dalam gangguan ginekologi, namun seringkali hal ini menyulitkan serta masih menjadi teka teki, yang mempunyai beberapa faktor risiko yang telah diidentifikasi. Konsumsi minyak ikan berkaitan dengan perbaikan gejala-gejala terhadap wanita yang mengalami dismenore primer, dan dapat menurunkan risiko endometriosis pada studi binatang coba secara transplantasi.link : http://www.kalbe.co.id/doctor-news/20909/perlindungan-omega-3-pada-risiko-endometriosis.html

Amlodipine Memperbaiki Resistensi Insulin (29-12-2010)Kalbe.co.id – Resistensi insulin (IR) dengan konsekuensi terjadinya hiperinsulinemia mempunyai peran sentral terhadap  patogenesis dari berbagai penyakit termasuk diabetes mellitus (DM), hipertensi, obesitas dan dislipidemia dan secara umum IR ini diterima sebagai salah satu sebagai faktor risiko independen terhadap terjadinya aterosklerosis. Faktor genetik dan lingkungan diketahui merupakan penyebab terjadinya resistensi insulin, dan dari studi yang ada, sitokin proinflamsi TNF-alfa turut berkontribusi dalam hal ini terutama pada subyek yang obes (kegemukan) dengan cara penghambatan aktivitas enzim tyrosine kinase pada reseptor insulin. Fosforilasi pada reseptor insulin oleh TNF-alfa merupakan bagian penting untuk mengikat insulin dengan reseptornya, hal in juga akan menurunkan aktivitas dari transporter glukosa. Sedangkan komponen lainnya yang turut berkontribusi adalah leptin.link : http://www.kalbe.co.id/doctor-news/20910/amlodipine-memperbaiki-resistensi-insulin.html

Bardoxolone Memperbaiki Fungsi Ginjal Pasien PGK (28-12-2010)Kalbe.co.id – Bardoxolone terbukti efektif memperbaiki fungsi ginjal dan bahkan dapat memutar-balikkan progresivitas penyakit ginjal pada pasien-pasien PGK. Kesimpulan ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh dr. Pablo E. Pergola dan rekan dari the University of Texas Health Science Center di San Antonio, Texas, Amerika Serikat dan telah dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Society of Nephrology yang ke-43.link : http://www.kalbe.co.id/doctor-news/20908/bardoxolone-memperbaiki-fungsi-ginjal-pasien-pgk.html

Vitamin D Rendah Meningkatkan Kejadian Depresi (27-12-2010)Kalbe.co.id – Seperti diketahui keadaan depresi dapat mempunyai hubungan dengan penyakit jantung dan pembuluh darah dan secara hipotesis diketahui bahwa defisiensi vitamin D berhubungan dengan depresi dan memberikan faktor kontribusi terhadap kejadian jantung dan pembuluh darah, sehingga para peneliti yang dipimpin oleh Dr. May dari Amerika mengevaluasi hubungan vitamin D dengan insidensi depresi diantara populasi dengan gangguan Kardiovaskular.  Penelitian ini telah dipublikasi di  jurnal  American Journal of  Heart  edisi  bulan Juni 2010.link : http://www.kalbe.co.id/doctor-news/20904/vitamin-d-rendah-meningkatkan-kejadian-depresi.html

Donepezil Dosis Tinggi Memberikan Efek Lebih Baik (27-12-2010)Kalbe.co.id – FDA (Food and Drug Administration) telah memberikan persetujuan untuk digunakannya donepezil HCl 23-mg sebagai  terapi bagi pasien-pasien penderita Alzheimer, dengan dosis sekali sehari. Persetujuan yang diberikan oleh FDA ini dilakukan berdasarkan data-data penelitian terkini, yang memperlihatkan bahwa donepazil 23 mg sekali sehari memberikan perbaikan fungsi kognitif yang lebih baik dibandingkan dengan dosis 10 mg pada pasien-pasien Alzheimer.link : http://www.kalbe.co.id/doctor-news/20903/donepezil-dosis-tinggi-memberikan-efek-lebih-baik.html

Vitamin B6 Menurunkan Peradangan Pada Penyakit Artritis Reumatoid (23-12-2010)Kalbe.co.id – Sebuah studi yang baru saja dipublikasikan mencoba melihat efek pemberian vitamin B6 pada pasien dengan reumatoid athtritis (RA). Reumatoid arthritis merupakan penyakit autoimun inflamasi dimana sistem imun menyerang permukaan sendi sinovial. The Arthritis Foundation melaporkan sebanyak 1,3 juta penduduk Amerika menderita RA. Onset penyakit ini umumnya pada usia menengah dan lebih sering menyerang wanita 2,5 kali dibandingkan pria. Gejala RA umumnya timbul nyeri simetris pada kedua sendi yang simetris dan bengkak, sering menyerang sendi-sendi kecil seperti tangan, pergelangan, dan kaki.link : http://www.kalbe.co.id/health-news/20901/vitamin-b6-menurunkan-peradangan-pada-penyakit-artritis-reumatoid.html

Sertraline Bermanfaat untuk Mengatasi Ejakulasi Prematur (23-12-2010)Kalbe.co.id – Dari studi eksperimental dan studi klinis menunjukkan adanya beberapa neurotransmiter yang berkontribusi sebagai mediator penting dalam terjadinya ejakulasi. Pada hewan coba (tikus) adanya neurotransmiter dopaminergik dan serotoninergik memainkan peran dalam fungsi seksual laki-laki. Dan terbaru, studi pada manusia memberikan bukti tambahan untuk peran mekanisme serotonergik dalam menghambat dan menunda ejakulasi. Sertaline yang merupakan penghambat re-uptake neurotransmiter serotonine yang kuat secara teoritis dapat digunakan untuk gangguan ejakulasi dan ejakulasi dini.link : http://www.kalbe.co.id/doctor-news/20900/sertraline-bermanfaat-untuk-mengatasi-ejakulasi-prematur.html

“Memaafkan”- Tindakan Yang Mampu Meningkatkan Fungsi Sistem Kekebalan Tubuh (27-05-2011)
Kalbe.co.id – Apakah memaafkan dapat menyebabkan perubahan fisiologis yang cukup bermanfaat untuk meningkatkan fungsi kekebalan pada orang dengan status kekebalan terganggu?. Sebuah studi baru yang dilakukan pada orang HIV menunjukkan individu yang benar-benar memaafkan seseorang yang telah menyakiti mereka di masa lalu menunjukkan perubahan positif dalam status kekebalan tubuh mereka. Penelitian ini disajikan pada pertemuan tahunan dan sesi ilmiah ke-32, dari Society of Behavioral Medicine tahun 2011.
link : http://www.kalbe.co.id/health-news/21257/memaafkan-tindakan-yang-mampu-meningkatkan-fungsi-sistem-kekebalan-tubuh.htmlPenggunaan Antibiotik Mungkin Sedikit Meningkatkan Risiko Asthma pada Anak (25-05-2011)
Kalbe.co.id – Paparan antibiotik sebelum lahir atau pada anak usia dini sedikit dapat meningkatkan risiko untuk asma anak kemudian, hal ini menurut hasil peninjauan secara sistematis yang dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics tahun 2011 ini. “Peningkatan prevalensi asma anak telah dikaitkan dengan rendahnya paparan mikroba seperti yang dijelaskan oleh hipotesis kebersihan (hygiene hypothesis),” tulis William Murk MPH.dan rekan, dari Center for Perinatal, Pediatric dan Epidemiologi Lingkungan, Yale University School of Public Health di New Haven, Connecticut “. Bukti adanya hubungan yang benar antara penggunaan antibiotik dan asma anak lebih lanjut akan mendukung pengurangan resep antibiotik yang tidak perlu selama kehamilan dan pada awal kehidupan dan menambahkan dukungan untuk hipotesis kebersihan (hygiene hypothesis).”
link : http://www.kalbe.co.id/health-news/21250/penggunaan-antibiotik-mungkin-sedikit-meningkatkan-risiko-asthma-pada-anak.htmlCoenzym Q10 dapat Mencegah Serangan Migraine (24-05-2011)
Kalbe.co.id – Coenzyme Q10 dapat mencegah serangan migren. Kesimpulan ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh Dr. Peter S. Sandor dan rekan dari neurology department at University Hospitals in Zurich, Swiss. Hasil penelitian ini juga telah dipresentasikan dalam salah satu kesempatan di American Academy of Neurology Annual Meeting.
link : http://www.kalbe.co.id/health-news/21245/coenzym-q10-dapat-mencegah-serangan-migraine.htmlKonsumsi Omega-3 Selama Kehamilan Menurunkan Risiko Depresi Pasca Melahirkan (24-05-2011)
Kalbe.co.id – Dengan mengkonsumsi asam lemak omega 3 docosahexaenoic acid (DHA) selama kehamilan akan menurunkan risiko untuk mengalami gejala-gejala depresi pasca persalinan (Post partum depression, PPD), hal ini terungkap dari hasil studi yang dipresentasikan dalam  Experimental Biology Annual Meeting di Washington dikatakan bahwa wanita hamil yang mengkonsumsi kapsul minyak ikan yang mengandung DHA memperlihatkan penurunan skor rerata depresi secara konsisten hingga 6 poin setelah persalinan.
link : http://www.kalbe.co.id/health-news/21244/konsumsi-omega-3-selama-kehamilan-menurunkan-risiko-depresi-pasca-melahirkan.html

Studi Hewan Coba – Polifenol Anggur Merah Mencegah Penyumbatan Ulang Pembuluh darah Jantung. (23-05-2011)
Kalbe.co.id – Polifenol, yang terdapat dalam anggur merah, suatu hari diperkirakan dapat digunakan sebagai salah satu bahan anti-restenosis untuk obat-obat DES (Drug-Eluting Stents). Kesimpulan ini merupakan hasil sebuah penelitian pre-klinik yang dilakukan oleh Jim Kleinedler dan rekan dari Louisiana State University Health Sciences Center, Shreveport, LA, Amerika Serikat dan dipresentasikan pada sesi ilmuah  the American Heart Association Arteriosclerosis, Thrombosis and Vascular Biology 2011.Penelitian-penelitian mengenai polifenol yang pernah dilakukan sebelumnya memperlihatkan bahwa resveratrol, salah satu polifenol alami yang terdapat dalam kulit anggur dan dalam konsentrasi tinggi dalam anggur merah, dapat mengurangi restenosis, memacu re-endotelialisasi, dan mengurangi aktifasi sel inflamasi pada hewan. Selain itu resveratrol terbukti memiliki efek antioksidan dan antiapoptosis. Bersamaan dengan kemampuannya sebagai anti inflamasi, resveratrol diperkirakan memiliki ef
ek kardioproteksi, menghambat aggregrasi trombosit, serta memiliki efek vasorelaksasi. Resveratrol melindungi sel endotel pembuluh darah dari stres oksidatif yang disebabkan oxLDL dengan menghambat aktivitas NOX (nicotinamide adenine dinucleotide phosphate oxidase) dan menghambat ROS (Reactive Oxygen Species).
link : http://www.kalbe.co.id/health-news/21238/studi-hewan-coba-polifenol-anggur-merah-mencegah-penyumbatan-ulang-pembuluh-darah-jantung.html

Ikan Laut Dalam yang Dipanggang Menurunkan Risiko Gagal Jantung pada Wanita Usia Lanjut (03-06-2011)

Kalbe.co.id – Konsumsi ikan laut dalam yang dikukus atau panggang seperti salmon, sebanyak lima kali dalam seminggu dapat mencegah gagal jantung pada wanita lebih tua, sedangkan mengkonsumsi ikan goreng yang hanya sekali dalam seminggu dapat meningkatkan risiko ini, hal ini terungkap dari sebuah laporan studi klinis yang berdasarkan 10 tahun follow up  dari subyek sebanyak lebih dari 84.000 wanita menopause yang berpartisipasi dalam Women’s Health Initiative – Observasional Study (WHI-OS).

Penggunaan Pembersih Lidah dan Obat Kumur Mencegah dan Mengurangi Halitosis (01-06-2011)
Kalbe.co.id – Penggunaan pembersih lidah dan obat kumur sangat efektif dalam mengurangi halitosis, hal ini terungkap dari materi yang disampaikan oleh Profesor Satoshi Shizukuishi, DDS,PhD dalam Kongres PDGI XXIV dan Seminar Ilmiah 2011 dengan judul: Etiology, Diagnosis, and Management of Oral Malodor, yang diselenggarakan di hotel Discovery Kartika Plaza (Kuta, Bali) pada tanggal 30 Maret – 2 April 2011.
link : http://www.kalbe.co.id/health-news/21276/penggunaan-pembersih-lidah-dan-obat-kumur-mencegah-dan-mengurangi-halitosis.html

Vitamin B12 Bermanfaat untuk Mengurangi Nyeri dan Memperpendek Serangan Stomatitis Aptosa Rekurens (31-05-2011)
Kalbe.co.id – Stomatitis aftosa rekuren (RAS) merupakan salah satu lesi mukosa rongga mulut yang paling sering ditangani pada pusat kesehatan primer. Frekuensi RAS pada masyarakat umum mencapai 25%, dan tingkat kekambuhan dalam 3 bulan sebesar 50%. Pada sebagian besar pasien, penyebab RAS tidak diketahui. Faktor predisposisi yang paling sering mencetuskan RAS adalah trauma lokal dan stres. Faktor lainnya adalah penyakit sistemik, defisiensi zat gizi, alergi makanan, predisposisi genetik, kelainan imunitas, akibat obat-obatan, dan infeksi HIV. RAS dapat juga merupakan tanda dari penyakit sistemik. Dan dikarenakan tidakdiketahui dengan apsti dari mekanisme terjadinya RAS ini maka sampai saat penegakan diagnosis hanya berdasarkan anamnesis dan kriteria klinis.
link : http://www.kalbe.co.id/health-news/21267/vitamin-b12-bermanfaat-untuk-mengurangi-nyeri-dan-memperpendek-serangan-stomatitis-aptosa-rekurens.html

Kombinasi Omega-3 dan Vitamin E Memberikan Manfaat pada Anak dengan Verbal Apraksia (31-05-2011)
Kalbe.co.id – Verbal apraksia adalah gangguan bicara yang umum ditemukan pada keadaan austisme dan sekitar 50% dari anak austisme mempunyai gangguan verbal apraxia ini. Verbal apraksia merupakan gangguan neurologis yang didasari adanya motor planning speech disorder. Kekurangan/ defisiensi vitamin E menyebabkan gejala yang sering ditemukan pada keadaan verbal apraxia. Selain itu asam lemak rantai panjang tak jenuh (Polyunsaturated fatty acids- PUFA) pada membran sel lebih mudah dirusak oleh proses oksidasi menjadi peroksidasi lemak dan hal ini lebih mudah jika tidak adanya vitamin E tidak siap dipakai yang berfungsi sebagai antioksidan, sehingga berpotensi untuk menimbulkan kerusakan/ gejala sisa pada persarafan (neurological sequele).
link : http://www.kalbe.co.id/health-news/21266/kombinasi-omega-3-dan-vitamin-e-memberikan-manfaat-pada-anak-dengan-verbal-apraksia.html

Konsumsi Kopi dan Risiko Kanker Prostat (31-05-2011)
Kalbe.co.id – Kopi mengandung banyak senyawa biologis aktif, termasuk kafein dan asam fenolat, yang memiliki aktivitas antioksidan poten serta dapat memengaruhi metabolisme glukosa dan kadar hormon seks. Karena adanya aktivitas-aktivitas biologis ini, konsumsi kopi dapat terkait dengan penurunan risiko kanker prostat.
link : http://www.kalbe.co.id/health-news/21271/konsumsi-kopi-dan-risiko-kanker-prostat.html

Posisi Oksiput Posterio Persisten dan Infeksi Persalinan

Standard

POSISI OKSIPUT POSTERIO PERSISTEN
A. PENGERTIAN
Pada persalinan letak belakang kepala, dimana tidak memutarnya ubunubun
kecil ke arah jam 12, namun tetap berada di belakang yaitu pada arah jam 6.
B. SEBAB ATAU MEKANISME
1. Sering dijumpai pada panggul anthropoid, endroid dan kesempitan
midpelvis
2. Letak punggung janin dorsoposterior
3. Putar paksi salah satu tidak berlangsung, pada:
a. Perut gantung
b. Janin kecil atau janin mati
c. Arkus pubis sangat luas
d. Dolichocephali
e. Panggul sempit
C. TANDA DAN GEJALA
UUK pada pemeriksaan dalam teraba di belakang, putar paksi terhalang atau
tidak terjadi.
D. PENANGANAN
Pada posisi oksiput posterior persistens masih ada kemungkinan janin lahir
spontan yaitu ubunubun
besar berada di bawah simpisis, terjadi hiperfleksi
untuk melahirkan belakang kepala melewati perineum, kemudian menjadi
defleksi untuk melahirkan muka di bawah simpisis.
Pada pimpinan persalinan:
1. Sabar menunggu, karena ada harapan UUK akan memutar ke depan dan
janin akan lahir spontan.
2. Ibu berbaring miring ke arah punggung janin.
3. Bila ada indikasi dan syarat telah terpenuhi, dilakukan ekstraksi forsep,
ada 2 cara:
a. menurut Scanzoni
b. menarik saja dengan UUK di belakang

INFEKSI DALAM PERSALIANAN
A. PENGERTIAN
Infeksi intrauterine (korioamnionitis, infeksi intraannion,amnionitis)
merupakan infeksi akut pada cairan ketuban, janin dan selaput korioamnion
yang disebabkan oleh bakteri.
Sekitar 25% infeksi intrauterine disebabkan oleh ketuban pecah dini. Makin
lama jarak antara ketuban pecah dengan persalinan, makin tinggi pula resiko
morbiditas dan mortalitas ibu dan janin. Vagina merupakan medium kultur
yang sangat baik bagi flora vagina, perubahan suasana vagina selama
kehamilan, menyebabkan turunnya pertahanan alamiah terhadap infeksi
B. SEBAB ATAU MEKANISME
Pada umumnya infeksi intra uterin merupakan infeksi yang menjalar ke atas
setelah ketuban pecah. Bakteri yang potensial pathogen (anaerob, aerob)
masuk ke dalam air ketuban, diantaranya ialah
1. Streptokoki golongan B
2. Aserikia koli
3. Streptokoki anaerob
4. Spesies bakteroides.
Air ketuban mengandung imonoglobulin yang dapat menghambat
pertumbuhan bakteri di rongga amnion.
Apabila terjadi korioamnionitis, janin terinfeksi akibat menelan atau aspirasi
air ketuban terutama pada kondisi gawat janin. Oleh sebab itu, sebagian besar
pneumonia neonatorum dini atau sepsis, terjadi intra uterin (terutama dengan
ibu yang malnutrisi).
C. TANDA DAN GEJALA
1. Nadi cepat (110 kali/menit atau lebih
2. Temperatur tubuh diatas 38oC
3. Kedinginan
4. Cairan vagina yang berbau busuk
D. PENANGANAN
1. Baringkan miring ke kiri
2. Pasang infus dengan menggunakan jarum besar (ukuran 16 atau 18) dan
diberikan RL atau NS 125 cc/ jam
3. Berikan ampisilin 2gr atau amoksisilin 2gr per oral
4. Segera rujuk ke fasilitas yang memiliki kemampuan asuhan
kegawatdaruratan obstetric
5. Dampingi ibu ke tempat rujukan

PRE EKLAMPSI DAN EKLAMSI

Standard

A. PENGERTIAN
Preeklampsia
dan eklampsi merupakan kumpulan gejala yang timbul pada
ibu hamil, bersalin dan dalam masa nifas yang terdiri dari trias: hipertensi,
proteinuri, dan edema; yang kadangkadang
disertai konvulsi sampai koma.
(Sinopsis Obtetri Jilid 1)
Preeklampsi
dibagi menjadi 2 golongan, yaitu:
1. Preeklampsi
ringan
2. Preeklampsi
berat
B. SEBAB ATAU MEKANISME
Apa yang menyebabkan preeklampsi
dan eklampsi sampai sekarang belum
diketahui. Ada beberapa teori mencoba menjelaskan perkiraan sebab dari
kelainan tersebut, sehingga kelainan ini sering dikenal sebagai the diseases of
theory. Adapun teoriteori
tersebut antara lain:
1. Peran Prostasiklin dan Tromboksan
Pada Preeklamsi dan Eklampsi didapatkan kerusakan pada endotel
vaskuler, sehingga terjadi penurunan produksi prostasiklin (PGI 2) yang
pada kehamilan normal meningkat, aktivasi penggumpalan dan
fibrinolisis, yang kemudian akan diganti trombin dan plasmin. Trombin
akan mengkonsumsi antitrombin III, sehingga terjadi deposit fibrin.
Aktivasi trombosit menyebabkan pelepasan tromboksan (TXA2) dan
serotonin, sehingga terjadi vasospasme dan kerusakan endotel.
2. Peran Faktor Imunologis
Preeklampsia sering terjadi pada kehamilan pertama dan tidak timbul
lagi pada kehamilan berikutnya. Hal ini dapat diterangkan bahwa pada
kehamilan pertama pembentukan blocking antibodies terhadap antigen
placenta tidak sempurna, yang semakin sempurna pada kehamilan
berikutnya.
Fierlie FM (1992) mendapatkan beberapa data yang mendukung adanya
sistem imun pada penderita PEE:
a. Beberapa wanita dengan PEE
mempunyai komplek imun dalam
serum.
b. Beberapa studi juga mendapatkan adanya aktivasi sistem
komplemen pada PEE
diikuti dengan proteinuri.
Stirat (1986) menyimpulkan meskipun ada beberapa pendapat
menyebutkan bahwa sistem imun humoral dan aktivasi komplemen
terjadi pada PEE,
tetapi tidak ada bukti bahwa sistem imunologi bisa
menyebabkan PEE.
3. Peran Faktor Genetik atau Familial
Beberapa bukti yang menunjukkan peran faktor genetik pada kejadian
PEE
antara lain:
a. Preeklampsia hanya terjadi pada manusia.
b. Terdapatnya kecendrungan meningkatnya frekwensi PEE
pada
anakanak
dari ibu yang menderita PEE.
c. Kecendrungan meningkatnya frekwensi PEE
pada anak dan cucu
ibu hamil dengan riwayat PEE
dan bukan pada ipar mereka.
Vasokonstriksi merupakan dasar patogenesis PEE.
Vasokonstriksi
menimbulkan peningkatan total perifer resisten dan menimbulkan hipertensi.
Adanya vasokonstriksi juga akan menimbulkan hipoksia pada endotel
setempat, sehingga terjadi kerusakan endotel, kebocoran arteriole disertai
perdarahan mikro pada tempat endotel. Selain itu Hubel (1989) mengatakan
bahwa adanya vasokonstriksi arteri spiralis akan menyebabkan terjadinya
penurunan perfusi uteroplasenter yang selanjutnya akan menimbulkan
maladaptasi plasenta. Hipoksia/ anoksia jaringan merupakan sumber reaksi
hiperoksidase lemak, sedangkan proses hiperoksidasi itu sendiri memerlukan
peningkatan konsumsi oksigen, sehingga dengan demikian akan mengganggu
metabolisme di dalam sel Peroksidase lemak adalah hasil proses oksidase
lemak tak jenuh yang menghasilkan hiperoksidase lemak jenuh. Peroksidase
lemak merupakan radikal bebas. Apabila keseimbangan antara peroksidase
terganggu, dimana peroksidase dan oksidan lebih dominan, maka akan timbul
keadaan yang disebut stess oksidatif.
Pada PEE
serum anti oksidan kadarnya menurun dan plasenta menjadi
sumber terjadinya peroksidase lemak. Sedangkan pada wanita hamil normal,
serumnya mengandung transferin, ion tembaga dan sulfhidril yang berperan
sebagai antioksidan yang cukup kuat. Peroksidase lemak beredar dalam aliran
darah melalui ikatan lipoprotein. Peroksidase lemak ini akan sampai kesemua
komponen sel yang dilewati termasuk selsel
endotel yang akan
mengakibatkan rusaknya selsel
endotel tersebut. Rusaknya selsel
endotel
tersebut akan mengakibatkan antara lain:
1. adhesi dan agregasi trombosit.
2. gangguan permeabilitas lapisan endotel terhadap plasma.
3. terlepasnya enzim lisosom, tromboksan dan serotonin
4. sebagai akibat dari rusaknya trombosit
5. produksi prostasiklin terhenti.
6. terganggunya keseimbangan prostasiklin dan tromboksan.
7. terjadi hipoksia plasenta akibat konsumsi oksigen oleh peroksidase
lemak.
C. TANDA DAN GEJALA
Preeklampsia ringan, bila disertai keadaan sebagai berikut:
1. Tekanan darah 140/90 mmHg atau lebih yang diukur pada posisi
berbaring terlentang, atau kenaikan diastolik 15 mmHg atau lebih; atau
kenaikan sistolik 30 mmHg atau lebih. Cara pengukuran sekurangkurangnya
pada 2 kali pemeriksaan dengan jarak periksa 1 jam,
sebaiknya 6 jam.
2. Edema umum, kaki, jari tangan, dan muka; atau kenaikan berat badan 1
kg atau lebih per minggu.
3. Proteinuria kuantitatif 0,3 gr atau lebih per liter; kualitatif 1+ atau 2 +
pada kateter atau midstream dalam 24 jam.
Preeklampsia berat, bila disertai keadaan sebagai berikut:
1. Tekanan darah 160/110 mmHg atau lebih
2. Proteinuria 5 gr atau lebih per liter atau 4+ dalam 24 jam.
3. Oligouria, yaitu jumlah urin kurang dari 500 cc per 24 jam.
4. Adanya gangguan serebral, gangguan visus, dan rasa nyeri di
epigastrum.
5. Terdapat edema paru dan sianosis
Gejalagejala
eklampsi
Biasanya didahului oleh gejala dan tanda preeklampsi berat. Serangkaian
eklampsi dibagi menjadi 4 tingkat:
1. Stadium invasi (awal atau aurora)
Mata terpaku dan terbuka tanpa melihat, kelopak mata dan tangan
bergetar, kepala dipalingkan ke kanan atau ke kiri. Stadium ini
berlangsung kirakira
30 detik.
2. Stadium kejang tonik
3. Stadium kejang klonik
4. Stadium koma
D. PENATALAKSANAAN
1. Baringkan ibu miring ke kiri.
2. Pasang infuse RL dengan tetesan 60125
cc/jam menggunakan jarum
berdiameter besar ( ukuran 16 atau 18 )
3. Berikan magnesium sulfat dengan syarat reflek patella (+) dan frekuensi
nafas lebih 16 kali/menit. Dosis awal 4 gr MgSO4 ( 20% dalam 20 cc )
selama 20 menit. Diikuti segera 10 gr MgSO4 50% ( 5gr pada bokong
kiri dan kanan )
4. Segera merujuk ibu ke fasilitas yang memiliki kemampuan
penatalaksanaan gawatdarurat obstetric dan bayi baru lahir. Dan
mendampingi ibu ke tempat rujukan.
POSISI OKSIPUT POSTERIOR PERSISTEN
A. PENGERTIAN
Pada persalinan letak belakang kepala, dimana tidak memutarnya ubunubun
kecil ke arah jam 12, namun tetap berada di belakang yaitu pada arah jam 6.
B. SEBAB ATAU MEKANISME
1. Sering dijumpai pada panggul anthropoid, endroid dan kesempitan
midpelvis
2. Letak punggung janin dorsoposterior
3. Putar paksi salah satu tidak berlangsung, pada:
a. Perut gantung
b. Janin kecil atau janin mati
c. Arkus pubis sangat luas
d. Dolichocephali
e. Panggul sempit
C. TANDA DAN GEJALA
UUK pada pemeriksaan dalam teraba di belakang, putar paksi terhalang atau
tidak terjadi.
D. PENANGANAN
Pada posisi oksiput posterior persistens masih ada kemungkinan janin lahir
spontan yaitu ubunubun
besar berada di bawah simpisis, terjadi hiperfleksi
untuk melahirkan belakang kepala melewati perineum, kemudian menjadi
defleksi untuk melahirkan muka di bawah simpisis.
Pada pimpinan persalinan:
1. Sabar menunggu, karena ada harapan UUK akan memutar ke depan dan
janin akan lahir spontan.
2. Ibu berbaring miring ke arah punggung janin.
3. Bila ada indikasi dan syarat telah terpenuhi, dilakukan ekstraksi forsep,
ada 2 cara:
a. menurut Scanzoni
b. menarik saja dengan UUK di belakang
INFEKSI DALAM PERSALIANAN
A. PENGERTIAN
Infeksi intrauterine (korioamnionitis, infeksi intraannion,amnionitis)
merupakan infeksi akut pada cairan ketuban, janin dan selaput korioamnion
yang disebabkan oleh bakteri.
Sekitar 25% infeksi intrauterine disebabkan oleh ketuban pecah dini. Makin
lama jarak antara ketuban pecah dengan persalinan, makin tinggi pula resiko
morbiditas dan mortalitas ibu dan janin. Vagina merupakan medium kultur
yang sangat baik bagi flora vagina, perubahan suasana vagina selama
kehamilan, menyebabkan turunnya pertahanan alamiah terhadap infeksi
B. SEBAB ATAU MEKANISME
Pada umumnya infeksi intra uterin merupakan infeksi yang menjalar ke atas
setelah ketuban pecah. Bakteri yang potensial pathogen (anaerob, aerob)
masuk ke dalam air ketuban, diantaranya ialah
1. Streptokoki golongan B
2. Aserikia koli
3. Streptokoki anaerob
4. Spesies bakteroides.
Air ketuban mengandung imonoglobulin yang dapat menghambat
pertumbuhan bakteri di rongga amnion.
Apabila terjadi korioamnionitis, janin terinfeksi akibat menelan atau aspirasi
air ketuban terutama pada kondisi gawat janin. Oleh sebab itu, sebagian besar
pneumonia neonatorum dini atau sepsis, terjadi intra uterin (terutama dengan
ibu yang malnutrisi).
C. TANDA DAN GEJALA
1. Nadi cepat (110 kali/menit atau lebih
2. Temperatur tubuh diatas 38oC
3. Kedinginan
4. Cairan vagina yang berbau busuk
D. PENANGANAN
1. Baringkan miring ke kiri
2. Pasang infus dengan menggunakan jarum besar (ukuran 16 atau 18) dan
diberikan RL atau NS 125 cc/ jam
3. Berikan ampisilin 2gr atau amoksisilin 2gr per oral
4. Segera rujuk ke fasilitas yang memiliki kemampuan asuhan
kegawatdaruratan obstetric
5. Dampingi ibu ke tempat rujukan

Kecerdasan dan Ketampanan Mempengaruhi Kualitas Sperma

Standard

Jakarta, Bagi wanita, ada cara mudah untuk mengetahui seberapa subur pasangannya. Pandangi saja wajahnya dan perhatikan jurnal ilmiah apa saja yang dibacanya. Menurut penelitian, ketampanan dan kecerdasan seorang pria menunjukkan kualitas spermanya.

Hubungan antara kualitas sperma dengan tingkat intelegensi seorang pria pernah dilakukan di University of New Mexico pada tahun 2008. Menurut penelitian tersebut, kualitas sperma yang kurang baik bisa menjadi indikator adanya penurunan fungsi otak yang berhubungan dengan kemampuan verbal dan aritmatika.

Hubungan ini terungkap saat peneliti memeriksa sampel air mani dari 425 veteran perang Vietnam di AS yang terkena dampak Agent Orange, senyawa kimia berbahaya yang digunakan untuk melumpuhkan gerilyawan. Selain mendapati penurunan jumlah sel sperma dalam air mani, peneliti juga mendapati bahwa kecerdasan para veteran menurun.

“Sperma dan kecerdasan sama-sama berhubungan dengan kebugaran fisik sehingga masuk akal jika di antara keduanya ada saling keterkaitan. Meski memang tak terlalu signifikan, terbukti ada keterkaitan,” ungkap salah satu peneliti, Geoffrey Miller seperti diberitakan Newscientist, Minggu (2/1/2011).

Sementara itu hubungan sperma dengan ketampanan lebih dulu terungkap dalam penelitian di University of Valencia pada tahun 2003. Penelitian itu menunjukkan bahwa pria dengan wajah yang menarik punya sperma yang lebih sehat sehingga mampu bergerak lebih cepat untuk membuahi sel telur.

Penelitian itu dilakukan dengan mengumpulkan 66 foto pria berikut sampel spermanya. Peneliti memeriksa sampel tersebut lalu mengelompokkannya dalam 3 kategori yakni kategori sperma unggul, kategori sperma normal dan kategori sperma tidak sehat.

Setelah dikelompokkan berdasarkan kualitas spermanya, foto-foto itu kemudian dimintakan penilaian pada 66 responden wanita. Ternyata, foto-foto pria yang berada dalam kategori sperma unggul cenderung mendapat penilaian lebih menarik dibanding foto pria dalam kategori sperma normal dan tidak sehat.

“Wajah pria yang dinilai menarik oleh para responden adalah wajah-wajah yang simetris. Bagian wajah yang banyak menarik perhatian adalah mata, hidung dan telinga,” ungkap Maria Sancho-Navarro, salah seorang pakar yang terlibat dalam penelitian tersebut.

Sayangi Jantung Anda, Jangan Minum Air Es Setelah Makan

Standard

Anda suka minum air dingin setelah makan? Jika iya, sebaiknya kebiasan itu segera dihentikan. Apa pasal? Menurut ilmu kedokteran, minum air dingin setelah makan akan membekukan makanan berminyak yang baru dikonsumsi.Pembekuan itu disinyalir akan memperlambat pencernaan. Sekali saja “mengendap” bereaksi dengan asam, akan merusak dan diserap usus lebih cepat dari pada makanan padat, dan akan membatasai usus. Segera setelah itu, akan menimbun menjadi lemak dan menjadi penyebab kanker.Memang, minum es terasa segar. Tapi air itu akan membekukan makanan berminyak yang kita santap, apalagi makanan berlemak. Lemak itu akan terbentuk dalam usus dan akan mengakibatkan kegemukan.Biasanya, orang yang terlalu gemuk akan mudah terserang berbagai penyakit, terutama penyakit jantung. Karenanya, setelah menyantap makanan minumlah air panas atau hangat yang akan mencairkan segala makanan berlemak sehingga mudah diserap tubuh.Terapi AirTidak selamanya air (putih) membahayakan. Jika Anda tahu kapan waktu terbaik untuk meminum air itu, manfaatnya akan sangat besar. Di Jepang, saat ini sedang popular minum air setelah bangun pagi.Test ilmiah telah membuktikan keampuhannya. Terapi air ini telah membuktikan sukses oleh kumpulan pengobatan Jepang unguk penyakit lama dan serius, termasuk penyakit modern. Sebut saja misalnya sakit kepala, sakit badan, system jantung, arthritis, detak jantung cepat, epilepsi, kelebihan berat badan, asma bronchitis, penyakit ginjal dan urin, muntah-muntah, asam lambung, diare, diabetes, susah buang air besar, semua penyakit mata, rahim, kanker, datang bulan lancar, serta penyakit telinga, hidung dan kerongkongan.Jika Anda tertarik, berikut ini metode terapi yang bisa dipraktikan :* Setelah Anda bangun pagi sebelum menggosok gigi, minum 4×160 gelas air.
* Gosok dan bersihkan mulut tetapi jangan makan ataupun minum apapun selama 45 menit.
* Setelah 45 menit Anda boleh makan dan minum seperti biasa.
* Untuk Anda yang belum dapat minum 4 gelas air pada saat memulai, bisa digantikan dengan minum sedikit air terlebih dahulu dan kemudian ditingkatkan secara berkala hingga 4 gelas perhari.

Penyakit Menyerang Segala Usia

Standard

Jakarta, Setiap orang pasti menginginkan tubuh yang sehat sepanjang usianya. Tapi pada usia-usia tertentu adapenyakit yang banyak menyerang masyarakat. Ini dia ancaman penyakit berdasarkan usia.

Penyakit biasanya akan menyerang seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah, dan umumnya seiring bertambah usia maka kekebalan tubuh juga melemah.

Ancaman penyakit berdasarkan usia seperti dikutip dari Wrongdiagnosis.com, Kamis (16/12/2010) yaitu:

Usia remaja

  1. Umumnya remaja adalah suatu masa yang memiliki kesehatan, pertumbuhan dan kematangan yang baik.
  2. Namun sebagian besar remaja saat ini memiliki kelebihan berat badan atau obesitas yang membuatnya berisiko terkena penyakit jantung atau diabetes.
  3. Untuk kondisi seksualnya cenderung sedang berada di puncak pubertas, sehingga penyakit yang diderita kemungkinan chlamydia.
  4. Kondisi yang mencapai puncaknya saat remaja adalah jerawat, asma, alergi, penyakit autoimun seperti diabetes tipe 1 dan rheumatoid arthritis. Perilaku kecemasan dan kadang muncul sejak remaja.
  5. Namun ada juga yang mengalami gangguan makan seperti bulimia atau anoreksia akibat obsesi yang berlebihan untuk menurunkan berat badan.

Usia 20-an tahun

  1. Pada usia ini, seseorang berada dalam semangat dan kegiatan yang tinggi sehingga berisiko mengalami penyakit menular seksual atau PMS (sekitar dua per tiga orang yang terkena PMS berada di bawah usia 25 tahun), kecelakaan dan cedera.
  2. Berbagai kondisi lain juga bisa mempengaruhi orang yang berusia 20-an tahun seperti migrain, skizofrenia, osteopenia (akibat gaya hidup yang sedikit aktivitas fisik) atau lupus.

Usia 30-an tahun

  1. Seiring dengan adanya perubahan pola hidup, maka saat ini beberapa penyakit seperti jantung atau diabetes bisa muncul diusia 30-an tahun.
  2. Selain itu beberapa kanker tertentu juga dapat menyerang. Pada usia ini seseorang cenderung mulai dihantui oleh gangguan kolesterol tinggi dan juga gangguan kadar gula darah.

Usia 40-an tahun

  1. Pada usia ini beberapa orang menjadi lebih rentan terkena penyakit, terutama yang memiliki hipertensi, jantung atau berbadan gemuk baik karena keturunan atau pun akibat gaya hidup.
  2. Saat berada di usia ini harus waspada terhadap penyakit degeneratif (penyakit akibat bertambahnya usia) seperti jantung koroner, kolesterol, dan asam urat.
  3. Untuk laki-laki ada beberapa penyakit yang bisa menyerang seperti kanker prostat atau kebotakan.

Usia 50 tahun ke atas

  1. Pada usia ini tingkat kesehatan cenderung sudah menurun, karenanya seseorang rentan terkena beberapa penyakit seperti artritis, osteoporosis, penyakit jantung, gangguan memori, stroke, pembesaran prostat dan juga kanker. Sebagian besar kanker terjadi pada usia ini, karena biasanya membutuhkan waktu selama 20-30 tahun hingga kanker tersebut muncul dan terdeteksi.
  2. Selain itu pada usia 50 tahun ke atas juga cenderung mengalami masalah pada gusi.

ANEMIA BERAT

Standard

Anemia adalah kondisi ibu dengan kadar haemoglobin (Hb) dalam darahnya kurang dari 12 gr% (Wiknjosastro, 2002). Sedangkan anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar haemoglobin dibawah 11 gr% pada trimester I dan III atau kadar <10,5 gr% pada trimester II (Saifuddin, 2002). Seorang ibu hamil dapat dikategorikan enemia berat jika Hb < 7 gr%.

Darah akan bertambah banyak dalam kehamilan yang lazim disebut Hidremia atau Hipervolemia. Akan tetapi, bertambahnya sel darah kurang dibandingkan dengan bertambahnya plasma sehingga terjadi pengenceran darah. Perbandingan tersebut adalah sebagai berikut: plasma 30%, sel darah 18% dan haemoglobin 19%. Bertambahnya darah dalam kehamilan sudah dimulai sejak kehamilan 10 minggu dan mencapai puncaknya dalam kehamilan antara 32 dan 36 minggu (Wiknjosastro, 2002). Secara fisiologis, pengenceran darah ini untuk membantu meringankan kerja jantung yang semakin berat dengan adanya kehamilan.

Kebanyakan anemia dalam kehamilan disebabkan oleh defisiensi besi dan perdarahan akut bahkan tidak jarang keduannya saling berinteraksi (Safuddin, 2002). Menurut Mochtar (1998) penyebab anemia pada umumnya adalah sebagai berikut:

1. Kurang gizi (malnutrisi)

2. Kurang zat besi dalam diit

3. Malabsorpsi

4. Kehilangan darah banyak seperti persalinan yang lalu, haid dan lain-lain

5. Penyakit-penyakit kronik seperti TBC paru, cacing usus, malaria dan lain-lain

GEJALA ANEMIA PADA IBU HAMIL

Gejala anemia pada kehamilan yaitu ibu mengeluh cepat lelah, sering pusing, mata berkunang-kunang, malaise, lidah luka, nafsu makan turun (anoreksia), konsentrasi hilang, nafas pendek (pada anemia parah) dan keluhan mual muntah lebih hebat pada hamil muda.

KLASIFIKASI ANEMIA DALAM KEHAMILAN.

Klasifikasi anemia dalam kehamilan menurut Mochtar (1998), adalah sebagai berikut:

  1. Anemia Defisiensi Besi

Adalah anemia yang terjadi akibat kekurangan zat besi dalam darah. Pengobatannya yaitu, keperluan zat besi untuk wanita hamil, tidak hamil dan dalam laktasi yang dianjurkan adalah pemberian tablet besi.

a.   Terapi Oral adalah dengan memberikan preparat besi yaitu fero sulfat, fero glukonat atau Na-fero bisirat. Pemberian preparat 60 mg/ hari dapat menaikan kadar Hb sebanyak 1 gr%/ bulan. Saat ini program nasional menganjurkan kombinasi 60 mg besi dan 50 nanogram asam folat untuk profilaksis anemia (Saifuddin, 2002).

b.   Terapi Parenteral baru diperlukan apabila penderita tidak tahan akan zat besi per oral, dan adanya gangguan penyerapan, penyakit saluran pencernaan atau masa kehamilannya tua (Wiknjosastro, 2002). Pemberian preparat parenteral dengan ferum dextran sebanyak 1000 mg (20 mg) intravena atau 2 x 10 ml/ IM pada gluteus, dapat meningkatkan Hb lebih cepat yaitu 2 gr% (Manuaba, 2001).

Untuk menegakan diagnosa Anemia defisiensi besi dapat dilakukan dengan anamnesa. Hasil anamnesa didapatkan keluhan cepat lelah, sering pusing, mata berkunang-kunang dan keluhan mual muntah pada hamil muda. Pada pemeriksaan dan pengawasan Hb dapat dilakukan dengan menggunakan alat sachli, dilakukan minimal 2 kali selama kehamilan yaitu trimester I dan III. Hasil pemeriksaan Hb dengan sachli dapat digolongkan sebagai berikut:

1.   Hb 11 gr% : Tidak anemia

2.   Hb 9-10 gr% : Anemia ringan

3.   Hb 7 – 8 gr%: Anemia sedang

4.   Hb < 7 gr% : Anemia berat

Kebutuhan zat besi pada wanita hamil yaitu rata-rata mendekatai 800 mg. Kebutuhan ini terdiri dari, sekitar 300 mg diperlukan untuk janin dan plasenta serta 500 mg lagi digunakan untuk meningkatkan massa haemoglobin maternal. Kurang lebih 200 mg lebih akan dieksresikan lewat usus, urin dan kulit. Makanan ibu hamil setiap 100 kalori akan menghasilkan sekitar 8–10 mg zat besi. Perhitungan makan 3 kali dengan 2500 kalori akan menghasilkan sekitar 20–25 mg zat besi perhari. Selama kehamilan dengan perhitungan 288 hari, ibu hamil akan menghasilkan zat besi sebanyak 100 mg sehingga kebutuhan zat besi masih kekurangan untuk wanita hamil (Manuaba, 2001).

  1. Anemia Megaloblastik

Adalah anemia yang disebabkan oleh karena kekurangan asam folik, jarang sekali karena kekurangan vitamin B12.

Pengobatannya:

a.   Asam folik 15 – 30 mg per hari

b.   Vitamin B12 3 X 1 tablet per hari

c.   Sulfas ferosus 3 X 1 tablet per hari

d.   Pada kasus berat dan pengobatan per oral hasilnya lamban sehingga dapat diberikan transfusi darah.

  1. Anemia Hipoplastik

Adalah anemia yang disebabkan oleh hipofungsi sumsum tulang, membentuk sel darah merah baru. Untuk diagnostik diperlukan pemeriksaan-pemeriksaan diantaranya adalah darah tepi lengkap, pemeriksaan pungsi ekternal dan pemeriksaan retikulosi.

  1. Anemia Hemolitik

Adalah anemia yang disebabkan penghancuran atau pemecahan sel darah merah yang lebih cepat dari pembuatannya. Gejala utama adalah anemia dengan kelainan-kelainan gambaran darah, kelelahan, kelemahan, serta gejala komplikasi bila terjadi kelainan pada organ-organ vital.

Pengobatannya tergantung pada jenis anemia hemolitik serta penyebabnya. Bila disebabkan oleh infeksi maka infeksinya diberantas dan diberikan obat-obat penambah darah. Namun pada beberapa jenis obat-obatan, hal ini tidak memberi hasil. Sehingga transfusi darah berulang dapat membantu penderita ini.

EFEK ANEMIA PADA PERSALINAN

Anemia pada kehamilan trimester II dapat menyebabkan: Persalinan prematur, perdarahan antepartum, gangguan pertumbuhan janin dalam rahim, asfiksia aintrauterin sampai kematian, BBLR, gestosis dan mudah terkena infeksi, IQ rendah dan bahkan bisa mengakibatkan kematian. Saat inpartu, anemia dapat menimbulkan gangguan his baik primer maupun sekunder, janin akan lahir dengan anemia, dan persalinan dengan tindakan yang disebabkan karena ibu cepat lelah. Untuk itu tindakan bidan dalam menghadapi persalinan dengan pasien anemia berat  adalah merujuk dan meminta anggota keluarga membawa donor minimal  2 orang untuk persiapan jika diberikan tranfusi darah.

Alasan merujuk lainya:

1.   Gangguan his kekuatan mengejan

2.   Pada kala I dapat berlangsung lama dan terjadi partus terlantar

3.   Pada kala II berlangsung lama sehingga dapat melelahkan dan sering memerlukan tindakan dan operasi kebidanan.

4.   Pada kala III (Uri) dapat diikuti Retencio Placenta, PPH karena Atonnia Uteri

5.   Pada kala IV dapat terjadi pendarahan Post Partum Sekunder dan Atonia Uteri (Ilmu Kebidanan; Kandungan dan Keluarga Berencana; 1998)

Pengaruh – pengaruhnya terhadap janin diantaranya :

a.   Abortus

b.   Kematian Interauterin

c.   Persalinan Prematuritas tinggi

d.   BBLR

e.   Kelahiran dengan anemia

f.    Terjadi cacat kongenital

g.   Bayi mudah terjadi Infeksi sampai pada kematian

h.   Intelegensi yang rendah ( Ilmu Kebidanan 1994 )

Pengaruh terhadap ibu pasca persalinan :

1.   Terjadi Subinvolusi Uteri yang dapat menimbulkan perdarahan ( atonia uteri )

2.   Memudahkan infeksi Puerpurium

3.   Berkurangnya pengeluaran ASI

4.   Dapat terjadi DC mendadak setelah bersalin

5.   Memudahkan terjadi Infeksi mamae

6.   Terjadinya Anemia kala nifas

7.   Retensio placenta

8.   Perlikaan sukar sembuh

9.   Mudah terjadi febris puerpuralis

Penatalaksanaan Ibu bersalin dengan anemia berat

  1. Pasang infuse RL 20 tetes/menit
  2. Pemberian Oksigen 3 liter/jam
  3. Hal-hal yang dipersiapkan :

Bidan

Pastikan bahwa ibu dan/atau bayi baru lahir didampingi oleh penolong persalinan yang kompoten dan memiliki kemampuan untuk menatalaksana kegawatdaruratan obstetri dan bayi baru lahir untuk dibawa ke fasilitas rujukan.

Alat

Bawa perlengkapan dan bahan-bahan untuk asuhan persalinan, masa nifas dan bayi baru lahir (tabung suntik, selang IV, dll) bersama ibu ke tempat rujukan. Perlengkapan dan bahan-bahan tersebut mungkin diperlukan jika ibu melahirkan sedang dalam perjalanan.

Keluarga

Beritahu ibu dan keluarga mengenai kondisi terakhir ibu dan/atau bayi dan mengapa ibu dan/atau bayi perlu dirujuk. Jelaskan pada mereka alasan dan keperluan upaya rujukan tersebut. Suami atau anggota keluarga yang lain harus menemani ibu dan/atau bayi baru lahir ke tempat rujukan.

Surat

Berikan surat ke tempat rujukan. Surat ini harus memberikan identifikasi mengenai ibu dan/atau bayi baru lahir, cantumkan alasan rujukan dan uraikan hasil pemeriksaan, asuhan atau obat-obatan yang diterima ibu dan/atau bayi baru lahir. Lampirkan partograf kemajuan persalinan ibu pada saat rujukan.

Obat

Bawa obat-obatan esensial pada saat mengantar ibu ke tempat rujukan. Obat-obatan mungkin akan diperlukan selama perjalanan.

Kendaraan

Siapkan kendaraan yang paling memungkinkan untuk merujuk ibu dalam kondisi yang cukup nyaman. Selain itu pastikan bahwa kondisi kendaraan itu cukup baik untuk mencapai tempat rujukan dalam waktu yang tepat.

Uang

Ingatkan pada keluarga agar membawa uang dalam jumlah yang cukup untuk membeli obat-obatan yang diperlukan dan bahan-bahan kesehatan lain yang diperlukan selama ibu dan/atau bayi baru lahir tinggal di fasilitas rujukan

Donor darah

Siapkan donor minimal 2 orang sesuai dengan golongan darah ibu untuk persiapan jika diperlukan tranfusi darah.