asuhan kebidanan pada Emboli Air Ketuban (EAK)

Standard

CATATAN PERKEMBANGAN KALA I

Tgl. 21-10-2010 jam 02.00 WIB

S Ibu merasa ingin kenceng-kenceng semakin sakit

O Ketuban Pecah (02.00), Air ketuban kehijauan. HIS: 5x 10’ ;65”, DJJ : 120 x/menit

PD2 oleh Bidan Nur Fitria K. jam 02.00.

Indikasi : Ketuban Pecah

Tujuan : mengetahui kemajuan persalinan

Hasil : vagina licin, portio tidak teraba, pembukaan 10 cm, presbelkep, UUK jam 12.

A multigravida, presbelkep dalam persalinan kala awal II

P  (02.00) Memberitahu ibu bahwa pembukaan sudah lengkap, apabila ada kontraksi ibu boleh mengejan dan apabila tidak ada kontraksi ibu boleh istirahat dulu dan minum dulu untuk menambah tenaga

Menyiapkan partus set

 

 

CATATAN PERKEMBANGAN KALA II

Tgl 21-10-2010 jam 02.02

S

 

Ibu ingin mengejan seperti mau BAB

O Dorongan meneran, tekanan pada anus, perineum menonjol dan vulva membuka. Penurunan kepala 1/5 DJJ: 120x/menit

A multigravida, presbelkep dalam persalinan kala II

P  (02.03) Memberitahu ibu bahwa pembukaan sudah lengkap. Jika ada kontraksi ibu boleh mengejan dan bila tidak ada kontraksi ibu boleh beristirahat dulu

(02.04) Ada Kontraksi à Ibu mengejan (lama kontraksi 65”)à Kepala janin mendesak jalan lahir dan membuka vulva 5-6 cm

(02.06)  Memasang underpad di bawah bokong ibu, dan membentangkan kain bersih diatas perut ibu dan mendekatkan alat.

(02.07) Ada Kontraksi lagià Ibu mengejan à menolong kelahiran bayi dengan melakukan stenen atau menahan perineum dengan tangan kanan yang dilapisi popok bayi, tangan kiri menahan puncak kepala bayi agar tidak terjadi defleksi kepala yang terlalu cepat à kepala sudah keluar à  memeriksa lilitan tali pusatà tidak ada lilitan à lalu menunggu putar paksi luar à melahirkan bahu depan lalu bahu belakang dengan tangan berparietal à melahirkan badan bayi seluruhnya dan ditaruh di atas perut ibu

(02.50) Bayi lahir spontanà tidak menangis à buka mulut lebar, usap mulut dan isap lender à menjepit tali pusat dengan klem 3 cm dr dinding perut bayi lalu jepit dengan klem kedua dengan jarak 2 cm dari klem pertama, memotong tali pusat dialasi tangan dengan cepat, tidak diikat dan tidak dibubuhi apapun, dilanjutkan langkah awal, memindahkan ke meja resusitasi, hangatkan bayi dengan diselimuti (kecuali dada) dan disinari lampu, mengatur posisi leher dan bahu sedikit ekstensi, mengisap lendir di mulut dan hidung bayi, mengeringkan bayi sambil merangsang taktil dan mengganti selimut bayi, mengatur kembali posisi bayi sedikit ekstensi, melakukan penilaian apakah bayi masih megap-megap atau sudah menangis kuatàbayi masih megap-megapàmelakukan ventilasiàmenyisihkan kain yang menutup bagian dada bayi,menguji fungsi balon dan sungkup dengan tangan, memasang sungkup melingkupi hidung,muliut, dan dagu, melakukan ventilasi percobaan, melakukan ventilasi definitif setelah ventilasi percobaan berhasilàsetelah 30 detik pertama bayi menangis kuat dan bergerak aktifàmenyelimuti bayi dan menyerahkan pada ibu untuk di IMD.

 

Evaluasi: lama kala II : 43 menit

 

CATATAN PERKEMBANGAN KALA III

 

Tgl. 21-10-2010 jam 02.51

Data Subjektif

Ibu mengatakan perutnya masih mules

Data Objektif

TFU 1 jari di bawah pusat, tali pusat memanjang, kandung kemih penuh.

Assessment

multigravida dalam persalinan kala III.

Planning

(02.51) Mengecek tinggi fundus uteri untuk memastikan janin tunggal. Memberitahu ibu bahwa ibu akan disuntik oksitosin untuk membantu kontraksi. Menyuntikan oksitosin 10 IU secara IM di 1/3 atas paha kanan bagian luar

(02.52) mengosongkan kadung kemih dengan kateter.

(02.54) memindahkan klem dekat dengan vulva, melakukan penegangan tali pusat terkendali dengan tangan kanan dan tangan kiri melakukan penekanan uterus secara hati-hati kearah dorso cranial. à Plasenta tampak di vulva lalu melahirkan plasenta sesuai sumbu jalan lahir, menangkap plasenta lalu diputar dengan lembut searah jarum jam hingga selaput ketuban terpilin jadi satu.

(03.00) Plasenta lahir Spontan. Kotiledon lengkap dan selaput ketuban bisa disatukan.

(03.01) Masase fundus. Kontraksi bagus dan teraba keras TFU 1 jari di bawah pusatà

(03.02) Memeriksa laserasià laserasi di vagina dan perineum rupture derajat 2.

(03.03) Menyiapkan heating set dan mengganti underpad

Evaluasi KU: lemah, CM. Lama kala III 10 menit. Perdarahan ±60 cc

 


CATATAN PERKEMBANGAN KALA IV

Tgl 21-10-2010 Jam 03.05

S ibu merasa menggigil, dan susah bernapas

 

O

KU : lemah                                               kesadaran : CM

TD : 80/60 mmHg                                    R: 32 x/menit                          N : 115 x/menit teraba lemah

TFU 1 jari di bawah pusat, laserasi di vagina dan  perineum derajat 2, tampak wajah ibu kebiruan, terlihat kesulitan dalam bernapas dan gelisah

 

A Multipara dalam persalinan kala IV dengan  dugaan emboli air ketuban

Kebutuhan : rujuk  dengan pemberian oksigen dan  infus dengan jarum besar (16-18) RL atau NS. Infuskan 1 L dalam 15 sampai 20 menit, jika mungkin infuskan 2 liter dalam 1 jam pertama kemudian turunkan ke 125 cc/jam serta mengobservasi KU dan vital sign serta cairan infuse.

P    (03.05)   memberikan oksigen kepada ibu 3 L/menit

(03.06)    memasang infuse dengan jarum besar (16-18) RL atau NS. Infuskan 1 L dalam 15 sampai 20 menit.

(03.10)   memberitahu keluarga bahwa ibu rujuk.

(03.12)    selama rujukan mengobservasi KU dan vital sign serta cairan infuse, jika mungkin infuskan 2 liter dalam 1 jam pertama kemudian turunkan ke 125 cc/jam.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s