ASKEB EMBOLI AIR KETUBAN

Standard

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN PATOLOGI

 Ny “R” 38 tahun G4P2Ab1Ah2 dengan UK : 39+5 minggu

Di BPS

NO.REGISTER                                            : –

MASUK BPS TANGGAL, JAM    :

DIRAWAT DI RUANG                  :

 

  1. A.    ANAMNESA (DATA SUBJEKTIF)
  2. Identitas                      Ibu                                                           Suami

Nama                           :

Umur                           :

Agama                         :

Suku / bangsa              :

Pendidikan                  :

Pekerjaan                     :

Alamat                         :

 

  1. b.      Keluhan Utama/Alasan masuk BPS

Ibu mengatakan hamil 9 bln, mengeluh perut kenceng-kenceng teratur sejak pukul 22.00, ada lendir darah sejak pukul 22.00  tanggal 20-10-10

  1. c.       Riwayat Perkawinan

Menikah 1 kali, menikah umur 20th, dengan suami sekarang sudah 18th

  1. d.      Riwayat haid

Menarche umur 13 th, HPMT tgl 12-01-2009 HPL tgl 19-10-2010, UK 39+5 mg

 

  1. Riwayat obstetrik G=4, P=2, Ab=1, Ah=2

Hamil

Persalinan

Nifas

UK

Jenis persalinan

Penolong

Jenis

kelamin

BB

(gram)

Laktasi

Komplikasi

1 9 bulan Spontan

Bidan

Laki-laki

3000 Ya, 2 tahun Tidak ada
2 Abortus 1,5 bulan tahun 1998        
3. 9 bulan Spontan Bidan Perempuan 3150 Ya, 2 tahun Tidak ada
4. Hamil ini            

 

  1. f.       Riwayat Keluarga berencana

No

Jenis Kontrasepsi

Mulai Memakai

Berhenti/Ganti Cara

Tgl

Oleh

Tempat

Keluhan

Tanggal

Oleh

Tempat

Alasan

1 Spiral Th 1993 Bidan BPS Tidak ada Th 1998 Bidan BPS Ingin hamil
2 Suntik 3 bulanan Th 1999 Bidan BPS Tidak ada Th 2008 Bidan BPS Ingin hamil

 

  1. g.      Riwayat kehamilan ini

Tempat Periksa kehamilan : BPS Setyowati

T1        :     1    Kali

T2        :     1    Kali

T3        :     1    Kali

Dapat obat : Fe, Kalk, B6

 

  1. h.      Riwayat persalinan ini

1)      Kontraksi uterus mulai 20-10-2010 jam 22.00 wib

2)      Pengeluaran pervaginam lendir darah sejak 20-10-2010 jam 22.00

 

  1. i.        Riwayat kesejahteraan janin

Gerakan janin : aktif

 

  1. j.        Riwayat Nutrisi dan eliminasi

1)      Makan terakhir                  : 20-10-2010 jam 16.00 wib

2)      Buang air kecil terakhir     : 20-10-2010 jam 19.00 wib

3)      Buang air besar terakhir    : 20-10-2010 jam 06.30 wib

 

  1. B.                 PEMERIKSAAN ( DATA OBJEKTIF)
    1. a.      PEMERIKSAAN UMUM

1)      KU      : Baik   ;    kesadaran   : Compos mentis

2)       Tanda vital : TD: 120/80 N: 84 S: 360C, P: 18x/menit

3)      TB: 157 cm, BB : Sebelum Hamil 51 kg, BB Sekarang 66 kg, LLA : 28cm, IMT :51/ (1,57)2 = 20,69

  1. b.      PEMERIKSAAN KHUSUS

(Inspeksi, Palpasi, Auskultasi, Perkusi)

  1. Kepala

Muka   : Tidak pucat dan konjungtiva tidak pucat

  1. Leher   : kel tiroid rata, vena jugularis rata
  2. Payudara : membesar simitris, putting menonjol
  3. Perut    :
    1. Inspeksi     : Membesar memanjang, terlihat gerakan janin, terlihat kontraksi uterus, tidak ada bekas luka operasi
    2. Palpasi       :

Leopold I  : TFU 3 jari dibawah Px, teraba bagian lunak, kurang bulat (bokong).

Leopold II : (Kanan) memanjang, tahanan kuat (punggung)

(Kiri)  berbenjol-benjol, tahanan lemah (bagian kecil janin).

Leopold III: Pada SBR  teraba keras, batas tegas, tidak dapat digoyangkan( kepala)

Leopold IV: Posisi tangan pemeriksa Divergen (masuk panggul).

Mc Donald : TFU t: 34 cm, UK : 9 bln, TBJ (34-11) x 155 = 3565gr

Penurunan kepala : 3/5

  1. Kontraksi : durasi : 60  detik, frekuensi 5x/10 meniti
  2. Auskultasi : Puntum maksimal bawah pusat, frekuensi 130 kali menit, irama teratur
  3. Genetalia : tanda Chadwick ada, varises tidak ada, udema tidak ada, pengeluaran : lendir darah

Ada bekas jahitan perineum

  1. Periksa Dalam : tgl 21-10-2010 jam 00.45, oleh Bidan Nur Fitria K.

1)      Indikasi : Kenceng-kenceng teratur, pengeluran lendir darah

2)       Tujuan  : Untuk mengetahui sudah masuk inpartu belum

3)      Hasil      : Vagina licin, portio tipis, pembukaan 4 cm, selaput ketuban utuh, presentasi kepala, Hodge II-III, Panggul teraba spina ischiadika STLD positif

  1. Kaki : simitris, gerakan : tidak ada, varises tidak ada, udema tidak ada

 

  1. C.                 ASSESMENT

Seorang multigravida, umur 38 tahun, hamil 9 bln, janin tunggal intrauterine, hidup, presentasi kepala, punggung kanan, dalam persalinan kala I fase aktif.

 

  1. D.                PLANNING (Rencana, Implementasi, Evaluasi)

–          Memberitahu ibu hasil periksa dalam pembukaan 4 cm dan kondisi janin dalam keadaan baik

–          Menganjurkan ibu untuk mengambil nafas panjang saat ada his dan mengeluarkannya lewat mulut dan menganjurkan agar jangan mengejan dulu sebelum pembukaan lengkap.

–          Memberikan susu kepada ibu, ibu minum susu ¾ gelas

–          Menganjurkan ibu untuk tidur miring kekiri agar sirkulasi O2 kejanin lancar atau apabila ibu masih kuat ibu boleh berjalan-jalan. Ibu memilih untuk tiduran, karena sudah tidak kuat menahan rasa sakit.

–          Menyiapkan perlengkapan persalinan termasuk baju bayi, kain bersih dan baju ibu.

–          Setelah itu mengobservasi HIS, DJJ  dan nadi setiap 30 menit sekali, lalu mendokumentasikan pada lembar observasi

(01.00) ibu BAK di tempat tidur. Setelah itu ibu pindah ke tempat tidur VK


 

CATATAN PERKEMBANGAN KALA I

Tgl. 21-10-2010 jam 02.00 WIB

S Ibu merasa ingin kenceng-kenceng semakin sakit

O Ketuban Pecah (02.00), Air ketuban kehijauan. HIS: 5x 10’ ;65”, DJJ : 120 x/menit

PD2 oleh Bidan Nur Fitria K. jam 02.00.

Indikasi : Ketuban Pecah

Tujuan : mengetahui kemajuan persalinan

Hasil : vagina licin, portio tidak teraba, pembukaan 10 cm, presbelkep, UUK jam 12.

A multigravida, presbelkep dalam persalinan kala awal II

P  (02.00) Memberitahu ibu bahwa pembukaan sudah lengkap, apabila ada kontraksi ibu boleh mengejan dan apabila tidak ada kontraksi ibu boleh istirahat dulu dan minum dulu untuk menambah tenaga

Menyiapkan partus set

 

 

CATATAN PERKEMBANGAN KALA II

Tgl 21-10-2010 jam 02.02

S

 

Ibu ingin mengejan seperti mau BAB

O Dorongan meneran, tekanan pada anus, perineum menonjol dan vulva membuka. Penurunan kepala 1/5 DJJ: 120x/menit

A multigravida, presbelkep dalam persalinan kala II

P  (02.03) Memberitahu ibu bahwa pembukaan sudah lengkap. Jika ada kontraksi ibu boleh mengejan dan bila tidak ada kontraksi ibu boleh beristirahat dulu

(02.04) Ada Kontraksi à Ibu mengejan (lama kontraksi 65”)à Kepala janin mendesak jalan lahir dan membuka vulva 5-6 cm

(02.06)  Memasang underpad di bawah bokong ibu, dan membentangkan kain bersih diatas perut ibu dan mendekatkan alat.

(02.07) Ada Kontraksi lagià Ibu mengejan à menolong kelahiran bayi dengan melakukan stenen atau menahan perineum dengan tangan kanan yang dilapisi popok bayi, tangan kiri menahan puncak kepala bayi agar tidak terjadi defleksi kepala yang terlalu cepat à kepala sudah keluar à  memeriksa lilitan tali pusatà tidak ada lilitan à lalu menunggu putar paksi luar à melahirkan bahu depan lalu bahu belakang dengan tangan berparietal à melahirkan badan bayi seluruhnya dan ditaruh di atas perut ibu

(02.50) Bayi lahir spontanà tidak menangis à buka mulut lebar, usap mulut dan isap lender à menjepit tali pusat dengan klem 3 cm dr dinding perut bayi lalu jepit dengan klem kedua dengan jarak 2 cm dari klem pertama, memotong tali pusat dialasi tangan dengan cepat, tidak diikat dan tidak dibubuhi apapun, dilanjutkan langkah awal, memindahkan ke meja resusitasi, hangatkan bayi dengan diselimuti (kecuali dada) dan disinari lampu, mengatur posisi leher dan bahu sedikit ekstensi, mengisap lendir di mulut dan hidung bayi, mengeringkan bayi sambil merangsang taktil dan mengganti selimut bayi, mengatur kembali posisi bayi sedikit ekstensi, melakukan penilaian apakah bayi masih megap-megap atau sudah menangis kuatàbayi masih megap-megapàmelakukan ventilasiàmenyisihkan kain yang menutup bagian dada bayi,menguji fungsi balon dan sungkup dengan tangan, memasang sungkup melingkupi hidung,muliut, dan dagu, melakukan ventilasi percobaan, melakukan ventilasi definitif setelah ventilasi percobaan berhasilàsetelah 30 detik pertama bayi menangis kuat dan bergerak aktifàmenyelimuti bayi dan menyerahkan pada ibu untuk di IMD.

Evaluasi: lama kala II : 43 menit

 

 


 

CATATAN PERKEMBANGAN KALA III

 

Tgl. 21-10-2010 jam 02.51

S

 

Ibu mengatakan perutnya masih mules

O TFU 1 jari di bawah pusat, tali pusat memanjang, kandung kemih penuh.

A multigravida dalam persalinan kala III.

P   (02.51) Mengecek tinggi fundus uteri untuk memastikan janin tunggal. Memberitahu ibu bahwa ibu akan disuntik oksitosin untuk membantu kontraksi. Menyuntikan oksitosin 10 IU secara IM di 1/3 atas paha kanan bagian luar

(02.52) mengosongkan kadung kemih dengan kateter.

(02.54) memindahkan klem dekat dengan vulva, melakukan penegangan tali pusat terkendali dengan tangan kanan dan tangan kiri melakukan penekanan uterus secara hati-hati kearah dorso cranial. à Plasenta tampak di vulva lalu melahirkan plasenta sesuai sumbu jalan lahir, menangkap plasenta lalu diputar dengan lembut searah jarum jam hingga selaput ketuban terpilin jadi satu.

(03.00) Plasenta lahir Spontan. Kotiledon lengkap dan selaput ketuban bisa disatukan.

(03.01) Masase fundus. Kontraksi bagus dan teraba keras TFU 1 jari di bawah pusatà

(03.02) Memeriksa laserasià laserasi di vagina dan perineum rupture derajat 2.

(03.03) Menyiapkan heating set dan mengganti underpad

Evaluasi KU: lemah, CM. Lama kala III 10 menit. Perdarahan ±60 cc

 


 

CATATAN PERKEMBANGAN KALA IV

Tgl 21-10-2010 Jam 03.05

S ibu merasa menggigil, dan susah bernapas

 

O

KU : lemah                                               kesadaran : CM

TD : 80/60 mmHg                                    R: 32 x/menit                          N : 115 x/menit teraba lemah

TFU 1 jari di bawah pusat, laserasi di vagina dan  perineum derajat 2, tampak wajah ibu kebiruan, terlihat kesulitan dalam bernapas dan gelisah

A Multipara dalam persalinan kala IV dengan  dugaan emboli air ketuban

Kebutuhan : rujuk  dengan pemberian oksigen dan  infus dengan jarum besar (16-18) RL atau NS. Infuskan 1 L dalam 15 sampai 20 menit, jika mungkin infuskan 2 liter dalam 1 jam pertama kemudian turunkan ke 125 cc/jam serta mengobservasi KU dan vital sign serta cairan infuse.

P    (03.05)   memberikan oksigen kepada ibu 3 L/menit

(03.06)    memasang infuse dengan jarum besar (16-18) RL atau NS. Infuskan 1 L dalam 15 sampai 20 menit.

(03.10)   memberitahu keluarga bahwa ibu rujuk.

(03.12)    selama rujukan mengobservasi KU dan vital sign serta cairan infuse, jika mungkin infuskan 2 liter dalam 1 jam pertama kemudian turunkan ke 125 cc/jam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s